Sejarah WTC

WTC, merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan bahasa asing yang berdiri sejak 23 Oktober 1991 yang berada di kampung Inggris Pare. Diawali dengan kursus bahasa Jepang yang mulai tahun 1991, kemudian bahasa Inggris yang mulai tahun 1991 juga, kemudian bahasa Mandarin sekitar tahun 2005, dan bahasa Korea yang mulai sekitar tahun 2008.
Tujuan awal berdiri pelatihan bahasa Jepang di lembaga kami adalah untuk menampung minat siswa belajar bahasa Jepang untuk menambah pengetahuan dan tujuan kerja baik di dalam negeri maupun di Jepang. Sedangkan bahasa Inggris, untuk menampung siswa yang minat belajar bahasa Inggris untuk tujuan kerja baik di dalam maupun luar negeri dan untuk tujuan melanjutkan belajar di perguruan tinggi serta untuk mendapatkan beasiswa di luar negeri.
Setelah dibukanya pasar bebas, peran China meningkat dalam perdagangan internasional, untuk itu semakin meningkat pula kebutuhan sumber daya manusia dalam komunikasi berbahasa Mandarin/China. Oleh Karena itu lembaga kami membuka pelatihan bahasa Mandarin.
Beberapa tahun terakhir industri dan tehnologi Negara Korea juga mengalami peningkatan, sehingga Korea Selatan banyak membutuhkan tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.Untuk meningkatkan kompetisi, lembaga WTC membuka pelatihan bahasa Korea untuk tujuan kerja baik di dalam negeri maupun luar negeri dan tujuan belajar atau beasiswa studi di Korea Selatan.

Visi dan Misi WTC

VISI WTC

Menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas, mendidik sumber daya manusia, memberikan ketrampilan dalam bidang bahasa asing, membentuk karakter dan pola fikir yang mulia.

MISI WTC

  1. Memberikan pelayanan yang baik dengan biaya pendidikan terjangkau.
  2. Menuju manajemen yang baik dan meningkatkan mutu tenaga pendidik.
  3. Melakukan dan meningkatkan kerjasama dengan berbagai fihak baik sesama lembaga pendidikan, lembaga terkait maupun lembaga lain yang menunjang tercapainya visi dan misi WTC.

Rahasia Sukses Chairul Tanjung Dalam Berbisnis

Minggu yang lalu, Chairul Tanjung, “Si Anak Singkong”, pengusaha sukses yang memiliki ribuan karyawan dilantik menjadi menko perekonomian. Berikut salah satu rahasia suksesnya dalam menjalankan bisnis.

Dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan(network) adalah penting. Memiliki rekanan dan menjalin hubungan baik dengan rekanan sangat diperlukan. Membangun relasi pun bukan hanya kepada lembaga atau perusahaan yang sudah ternama, tetapi juga pada yang belum terkenal sekalipun. Pertemanan yang baik akan membantu proses berkembangnya bisnis yang dikerjakan. Ketika bisnis pada kondisi tidak bagus (sepi pelanggan) maka jejaring bisa diandalkan. Bahkan berteman dengan petugas pengantar surat pun adalah penting!

Sehat Dengan Sedikit Makan Daging dan Pola Hidup Organik

Beberapa bulan yang lalu dalam perjalanan ke Pacitan, daerah yang terkenal dengan sebutan kota pisang dan kota seribu gua, saya sempat bertamu di rumah keluarga tua yang usianya sudah di atas 85-an di sebuah desa di kabupaten Pacitan, berjarak sekitar 30 km dari kediaman orangtua presiden SBY. Mereka sehat wal’afiat dan jarang sakit. Saya menanyakan pola makan mereka: APAKAH BAPAK SUKA MAKAN DAGING? Beliau menjawab: SAYA HANYA MAKAN DAGING BILA ADA YANG DITANGKAP DI HALAMAN RUMAH! Saya juga sempat berjalan-jalan ke arah sawah sekitar rumah beliau, saya tidak mencium bau pestisida sedikitpun! Pola hidup organik benar-benar menyehatkan mereka…

Tips Sukses Deqi, Peraih Beasiswa Program Master di Taiwan

Pada suatu kesempatan di luar kelas, saya menanyakan mengenai apa rahasianya berhasil dalam study dan mendapat beasiswa di luar negeri kepada salah satu siswa saya, seorang gadis 26 tahun yang pernah mendapat beasiswa program master(S2) selama 3 tahun di Taiwan dan dia cukup menguasai bahasa Korea dan lulus uji proficiency test di lembaga saya meskipun hanya belajar selama 1 bulan. Dia menjawab: Saya TIDAK PERNAH JATUH CINTA dan TIDAK PERNAH MARAH…

Di kelas, dia selalu berusaha mencatat kosa kata yang saya tulis di white board walaupun saya yakin dia sudah tahu artinya.